Kekurangan dan Kelebihan Main Investasi Saham, Yuk Pelajari

Rajamoba.com – Investasi saham merupakan hal yang sangat penting bagi Anda yang menyukai bidang bisnis. Punya saham di beberapa tempat, tentu menjadi hal yang sangat menyenangkan apalagi kalau sahamnya bagus. Tapi Anda harus ingat, bahwa ada juga hal yang perlu diwaspadai, yaitu kelebihan dan kekurangan investasi saham, yuk pelajari.

Kelebihan Investasi Saham

Investasi saham memiliki keunggulan yang menarik. Pertama, saham tidak memerlukan perawatan intensif, memberikan kenyamanan bagi investor. Kedua, tidak diperlukan perekrutan karyawan baru, mengurangi kompleksitas administratif. Bursa Efek Indonesia menjadi tempat yang dinamis, memfasilitasi pertemuan antara penjual dan pembeli saham, menciptakan likuiditas.

Keunggulan lainnya terletak pada pemantauan nilai saham yang mudah melalui berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Selain itu, investasi saham tidak memerlukan pembayaran pajak selama kepemilikan, memberikan insentif finansial tambahan. Dengan potensi return tinggi dan berkelanjutan, saham memberikan dua sumber keuntungan utama: Capital Gain melalui penjualan dengan harga yang lebih tinggi dari beli, serta Dividen dari keuntungan perusahaan.

Baca Juga :   Sistem Keuangan Desa, Ini Dia Gambarannya!

Ketangguhan investasi saham juga tercermin dalam fleksibilitasnya. Investor dapat bertransaksi kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi, memudahkan pengelolaan portofolio secara efisien. Dengan segala kelebihannya, investasi saham menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan pertumbuhan finansial yang optimal.

Kekurangan Investasi Saham

Investasi saham, meskipun menjanjikan keuntungan, memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Pertama, karena tidak ada pegawai yang dapat memantau investasi saham, tanggung jawab pemantauan sepenuhnya jatuh pada investor sendiri. Hal ini dapat menjadi tugas yang memakan waktu dan memerlukan pemahaman yang mendalam tentang pasar saham.

Selain itu, keterjangkauan harga saham yang mudah dipantau dapat memberikan dampak psikologis kepada investor. Fluktuasi harga yang cepat dan tidak tetap dapat memicu reaksi impulsif dan keputusan investasi yang kurang terencana.

Baca Juga :    7 Cara Menabung Uang Angpao Lebaran

Likuiditas saham yang tinggi, sementara memberikan keuntungan dalam hal kemudahan penjualan, juga membawa risiko fluktuasi harga yang tinggi. Investor harus siap menghadapi perubahan nilai saham yang cepat dan tidak terduga.

Meskipun investasi saham dapat memberikan tingkat pengembalian yang tinggi, tetapi ada potensi rugi yang signifikan, terutama jika investor membuat pilihan saham yang salah. Fenomena capital loss, di mana saham dijual dengan harga lebih rendah dari harga beli, dapat menjadi ancaman serius.

Risiko likuidasi juga perlu diperhatikan, terutama jika perusahaan tempat investor menanamkan sahamnya mengalami kebangkrutan. Dalam situasi ini, investasi saham bisa mengalami kerugian serius karena keterbatasan perusahaan atau perseroan terbatas.

Baca Juga :   1 Yen Uang Jepang di Indonesia Berapa Rupiah?

Selain itu, adanya risiko delisting dari bursa saham oleh BEI merupakan potensi ancaman lainnya. Peluang penghapusan pencatatan saham dari bursa dapat memberikan dampak signifikan terhadap nilai investasi.

Dengan memahami kekurangan-kekurangan ini, investor dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dan meminimalkan risiko dalam perjalanan investasi saham mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *